Induktor (Lilitan) - Edukasi Elektronika

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, 2 February 2013

Induktor (Lilitan)


Induktor adalah sebuah komponen elektronika pasif (kebanyakan berbentuk torus) yang dapat menyimpan energi pada medan magnet yang ditimbulkan oleh arus listrik yang melintasinya. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ditentukan oleh induktansinya, dalam satuan Henry. Biasanya sebuah induktor adalah sebuah kawat penghantar yang dibentuk menjadi kumparan, lilitan membantu membuat medan magnet yang kuat di dalam kumparan dikarenakan hukum induksi Faraday. Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik. Sebuah induktor ideal memiliki induktansi, tetapi tanpa resistansi atau kapasitansi, dan tidak memboroskan daya. Sebuah induktor pada kenyataanya merupakan gabungan dari induktansi, beberapa resistansi karena resistivitas kawat, dan beberapa kapasitansi. Pada suatu frekuensi, induktor dapat menjadi sirkuit resonansi karena kapasitas parasitnya. Selain memboroskan daya pada resistansi kawat, induktor berinti magnet juga memboroskan daya di dalam inti karena efek histeresis, dan pada arus tinggi mungkin mengalami nonlinearitas karena penjenuhan.

Berikut adalah Simbol Induktor yang umum:
Induktor dengan core magnet disebut besi inti kumparan. Lilitan induktor memeiliki 2 jenis lilitan, yang pertama adalah Lilitan Ferit sarang madu. Lilitan ini dilakukan dengan cara bersilangan untuk mengurangi efek kapasitansi terdistribusi. Dan lilitan ini sering digunakan pada rangkaian tala pada pesawat radio penerima dalam jarak gelombang menengah dan gelombang panjang. Karena konstruksi lilitannya ini, dengan bentuk lilitan yang kecil, induktansi tinggi pun masih dapat dicapai. Jenis lilitan yang kedua adalah Lilitan inti toroid. Lilitan ini cukup sederhana dimana lilitan ini dilakukan dengan cara atau seperti membentuk silinder. Dengan lilitan seperti ini, kumparan dapat menciptakan medan magnet eksternal dengan kutub utara-selatan. Lilitan toroid ini juga dapat dibuat dengan dapat dibuat hingga menjadi berbentuk donat, sehingga dapat menyatukan kutub utara dan selatan. Pada lilitan toroid ini berfungsi dapat menahan medan magnet pada kumparannya. Hal ini dapat menyebabkan lebih sedikit radiasi magnetik dari lilitan, dan kekebalan dari medan magnet eksternal. Berikut adalah gambar induktor secara umum:
Fungsi Rinci dari Induktor adalah : 1. Penyimpan arus listrik dalam bentuk medan magnet 2. Menahan arus bolak-balik/ac 3. Meneruskan/meloloskan arus searah/dc 4. Sebagai penapis (filter) 5. Sebagai penalaan (tuning)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here