Kapasitor / Kondensator - Edukasi Elektronika

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, 2 February 2013

Kapasitor / Kondensator


Kapasitor atau yang biasa jg disebut kondensator adalah suatu komponen elektronika yang dapat menyimpan muatan listrik atau electron di dalamnya, dengan cara mengumpulkan ketidakseimbangan internal dari muatan listrik. Kapasitor memiliki satuan yang disebut Farad dari nama Michael Faraday. Komponen Elektronika yang satu ini sama dengan Resistor yaitu masuk dalam kelompok komponen pasif. Kapasitor dibagi menjadi 2 jenis yaitu Polar dan Non Polar. Kapasitor Polar adalah kapasitor yang memiliki polaritas (+) dan (-), untuk kapasitor jenis ini pemasangan komponen tidak boleh terbalik polaritasnya, karena pada body komponen sudah terdapat tanda (+) dan (-). Sedangkan Kapasitor Non Polar adalah kapasitor yang tidak memiliki polaritas, sehingga pemasangannya bisa bolak balik di kedua kakinya. Penamaan kapasitor disesuaikan dengan bahan dielektrikanya atau bahan penyektnya, misalnya kapasitor elektrolit (Elco) berarti bahan dielektrika kapasitor tersebut adalah cairan elektrolit, ini untuk Kapasitor Polar. Ada juga Kapasitor keramik berarti bahan dielektrika kapasitor tersebut adalah dari bahan keramik, ini untuk kapasitor Non Polar. Berikut adalah gambar Simbol dari kapasitor:

Jenis jenis kapasitor bermacam macam, secara umum kapasitor yang biasa dijual dipasaran adalah seperti gambar dibawah ini:
Seperti dijelaskan diatas kapasitor adalah untuk menyimpan muatan. Tapi secara rinci kapasitor memiliki beberapa fungsi inti yaitu: 1. Sebagai kopling antara rangkaian yang satu dengan rangkaian yang lain. 2. Sebagai filter dalam rangkaian Power Supply. 3. Sebagai pembangkit frekuensi dalam rangkaian antenna. 4. Untuk menghemat daya listrik pada lampu neon. 5. Menghilangkan bouncing (loncatan api) bila dipasang pada saklar. Cara Kerja Kapasitor: Kapasitor yang akan digunakan untuk memperbesar pf (power faktor) dipasang paralel dengan rangkaian beban. Bila rangkaian itu diberi tegangan maka elektron akan mengalir masuk ke kapasitor. Pada saat kapasitor penuh dengan muatan elektron maka tegangan akan berubah. Kemudian elektron akan ke luar dari kapasitor dan mengalir ke dalam rangkaian yang memerlukannya dengan demikian pada saaat itu kapasitor membangkitkan daya reaktif. Bila tegangan yang berubah itu kembali normal (tetap) maka kapasitor akan menyimpan kembali elektron. Pada saat kapasitor mengeluarkan elektron berarti sama juga kapasitor menyuplai daya reaktif ke beban. Keran beban bersifat induktif (+) sedangkan daya reaktif bersifat kapasitor (-) akibatnya daya reaktif yang berlaku menjadi kecil.

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here