Driver Motor DC Menggunakan Sistem H-Bridge (Transistor) - Edukasi Elektronika

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Tuesday, 15 July 2014

Driver Motor DC Menggunakan Sistem H-Bridge (Transistor)


Kali ini Workshop Electronics 3 in 1 akan berbagi dan mengedukasi mengenai Driver Motor DC dengan menggunakan sistem H-Bridge. Sesuai dengan namanya, rangkaian ini berfungsi untuk mengendalikan perputaran motor DC. Selain itu driver motor DC juga dapat dikatakan sebagai penggerak motor DC. untuk lebih jelasnya rangkaiannya seperti dibawah ini:


Prinsip kerja rangkaian diatas adalah sebagai berikut:
  1. Pada saat titik A mendapat logika 1 dan titik B mendapat logika 0 maka Q1 dan Q4 akan ON, sehingga arus akan mengalir ke motor dengan melewati Q1 dan menuju ke Q4, maka motor akan berputar ke kanan. Dan seterusnya arus akan looping.
  2. Pada saat titik A mendapat logika 0 dan titik B mendapat logika 1 maka Q3 dan Q2 akan ON, sehingga arus akan mengalir ke motor dengan melewati Q3 dan menuju ke Q2, maka motor akan berputar ke kiri. Dan seterusnya arus akan looping.
  3. Pada saat titik A dan tititk B sama-sama berlogika 0 atau berlogika 1 maka motor akan BREAK atau mengerem/berhenti. 
Untuk pertanyaan lebih lanjut silahkan tinggalkan komentar anda dibawah atau KLIK DISINI.
Mari belajar bersama Workshop Electronics 3 in 1.

7 comments:

  1. Senior.motor DC yg digunakan brapa V..???

    ReplyDelete
  2. Senior, komponen utk buat Driver Motor H bridge sendiri apa aja?

    ReplyDelete
  3. senior.. kalau kita gunaian tip41c gimana? bisa jalan nggak

    ReplyDelete

Post Top Ad

Responsive Ads Here