Pre-Amp Mic Condenser - Edukasi Elektronika

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sunday, 18 January 2015

Pre-Amp Mic Condenser


Pre-Amp (Pre-Amplifier) adalah sebuah alat/perangkat yang biasanya terdapat pada bagian paling awal dalam pengolahan sinyal audio. Pre-Amp bertugas mengambil sinyal audio yang sangat lemah dari input audio elektronik seperti head magnetik, mic dynamic, mic condenser, dan lain-lain untuk dikuatkan level sinyalnya agar cukup untuk diberikan pada pengolahan tahap selanjutnya yaitu tone control.
Meskipun secara harfiah diartikan dengan memperbesar dan menguatkan sinyal input. Tetapi yang sebenarnya terjadi adalah, sinyal input di-replika (copied) dan kemudian di reka kembali (re-produced) menjadi sinyal yang lebih besar dan lebih kuat. Dari sinilah muncul istilah fidelitas (fidelity) yang berarti seberapa mirip bentuk sinyal keluaran hasil replika terhadap sinyal masukan. Ada kalanya sinyal input dalam prosesnya kemudian terdistorsi karena berbagai sebab, sehingga bentuk sinyal keluarannya menjadi cacat. Sistem penguat dikatakan memiliki fidelitas yang tinggi (high fidelity), jika sistem tersebut mampu menghasilkan sinyal keluaran yang bentuknya persis sama dengan sinyal input. Hanya level tegangan atau amplitudo saja yang telah diperbesar dan dikuatkan. Dengan alasan ini, maka Pre-Amp yang bagus adalah yang bekerja pada penguat Kelas A. Hal ini dikarenakan karakteristik penguat kelas A memang memiliki fidelitas yang tinggi.


Berikut ini adalah salah satu contoh Pre-Amp yang bekerja pada penguat Kelas A:
Setiap pre-amp yang dibuat selalu disesuaikan dengan keperluan masukan (input) dan keperluan keluarannya (output), karena itu setiap pre-amp mempunyai karakteristik tertentu yang mencakup impedansi masukan (Z in, dinyatakan dalam Ohm), impedansi keluaran (Z out, dinyatakan dalam Ohm), faktor penguatan, cacat keluaran (distortion) dan lain-lain. Biasanya sebuah pre-amp disetting mempunyai impedansi masukan yang tinggi dan impedansi keluaran yang rendah. Semakin tinggi impedansi masukannya, semakin peka inputnya. Semakin rendah impedansi keluarannya, semakin fleksibel ia terhadap impedansi input tahap selanjutnya. Disini menggunakan Mic Condenser dengan impedansi 1 K Ohm. Jadi Mic ini sangat sensitif terhadap suara manusia.

Untuk Pemesanan Pre-Amp Mic Condenser silahkan KLIK DISINI

1 comment:

  1. Mas Admin..ada skema utk amplifier plus Subwoofer 2.1 pakai IC.2030 atau Skema Amplifier utk Subwoofer yg 200watt gak..kirim dong ke Email saya..trims

    ReplyDelete

Post Top Ad

Responsive Ads Here