Dalam proses produksi PCB (Printed Circuit Board), desain yang dibuat menggunakan software seperti KiCad, Altium Designer, EasyEDA, atau software PCB lainnya perlu diubah menjadi file yang dapat digunakan oleh pabrik PCB. Dua format file yang sering digunakan dalam proses tersebut adalah Gerber dan ODB++. Keduanya sama-sama digunakan untuk menyampaikan informasi desain PCB kepada produsen. Namun, format Gerber dan ODB++ memiliki struktur, cara penyimpanan data, serta tingkat kelengkapan informasi yang berbeda.
Gerber telah lama menjadi salah satu format standar dalam industri PCB, sedangkan ODB++ dirancang sebagai format yang lebih terintegrasi untuk membawa berbagai informasi manufaktur dalam satu struktur data. Pada artikel ini akan membahas tentang perbedaan Gerber dan ODB++, fungsi masing-masing format, kelebihan dan kekurangannya, serta kapan sebaiknya digunakan dalam produksi PCB.
Apa Itu File Gerber pada PCB?
Gerber adalah format file yang digunakan untuk menyimpan informasi grafis dari desain PCB. File ini dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai pola tembaga, solder mask, silkscreen, solder paste, hingga beberapa informasi mekanis pada PCB. Dalam proses produksi, satu desain PCB biasanya menghasilkan beberapa file Gerber, karena setiap layer atau jenis informasi dapat disimpan dalam file terpisah. Contohnya:
- Copper layer
- Solder mask
- Silkscreen
- Solder paste
- Board outline
- Mechanical layer
Dengan demikian, file Gerber bukan hanya satu file tunggal yang mewakili seluruh desain PCB.
Contoh File Gerber
Beberapa ekstensi file yang sering ditemukan antara lain:
- project.GTL
- project.GBL
- project.GTS
- project.GBS
- project.GTO
- project.GBO
- project.GKO
Keterangan sederhananya:
- GTL → Gerber Top Layer
- GBL → Gerber Bottom Layer
- GTS → Top Solder Mask
- GBS → Bottom Solder Mask
- GTO → Top Silkscreen
- GBO → Bottom Silkscreen
- GKO → Keepout atau informasi outline, tergantung konfigurasi software
Ekstensi sebenarnya dapat berbeda tergantung software PCB yang digunakan dan konfigurasi output file.
Baca juga: Hole dan Drill pada PCB: Pengertian, Jenis Lubang, Fungsi, dan Proses Pengeboran PCB
Apa Itu ODB++ pada PCB?
ODB++ adalah format data manufaktur PCB yang dirancang untuk menyimpan berbagai informasi desain dan manufaktur dalam satu struktur data yang lebih terintegrasi. Berbeda dengan Gerber yang biasanya menghasilkan banyak file terpisah, ODB++ dapat membawa berbagai informasi PCB dalam satu paket struktur data. Informasi tersebut dapat mencakup:
- Layer PCB
- Pad
- Via
- Track
- Component
- Net
- Board outline
- Solder mask
- Silkscreen
- Drill
- Informasi komponen
- Informasi manufaktur lainnya
Karena dapat menyimpan informasi yang lebih terstruktur, ODB++ sering digunakan dalam alur kerja PCB manufacturing dan electronic design manufacturing.
Perbedaan Gerber dan ODB++
Meskipun keduanya dapat digunakan untuk kebutuhan produksi PCB, terdapat beberapa perbedaan penting.
1. Struktur File
Perbedaan pertama adalah struktur penyimpanan datanya. Gerber biasanya menggunakan beberapa file untuk merepresentasikan berbagai layer dan informasi PCB. Sebagai contoh:
- Top Copper
- Bottom Copper
- Top Solder Mask
- Bottom Solder Mask
- Top Silkscreen
- Bottom Silkscreen
- Board Outline
Sedangkan ODB++ menggunakan struktur data yang lebih terintegrasi sehingga berbagai informasi desain dapat dikelompokkan dalam satu paket.
2. Jumlah File
Dalam format Gerber, satu proyek PCB dapat menghasilkan banyak file. Misalnya:
- PCB.GTL
- PCB.GBL
- PCB.GTS
- PCB.GBS
- PCB.GTO
- PCB.GBO
- PCB.GKO
- PCB.TXT
File-file tersebut harus dikumpulkan dan diberikan kepada produsen secara lengkap. Pada ODB++, berbagai informasi tersebut dapat dikemas dalam satu struktur proyek ODB++. Artinya, ODB++ dapat mengurangi risiko file tertentu tertinggal ketika data dikirim ke pabrik.
3. Jenis Informasi yang Disimpan
Gerber pada dasarnya sangat kuat dalam menyimpan informasi grafis untuk proses fabrikasi. Sedangkan ODB++ dapat menyimpan informasi yang lebih terstruktur mengenai hubungan antara berbagai objek dalam desain. Contohnya adalah hubungan antara:
Komponen → Pad → Net → Layer
Hal ini membuat ODB++ dapat membawa informasi desain dan manufaktur yang lebih lengkap dalam satu struktur.
4. Informasi Net
Pada alur kerja PCB, net menunjukkan hubungan elektrik antara pin atau pad komponen. Dalam workflow berbasis Gerber, informasi net tidak menjadi bagian utama dari data grafis Gerber sehingga informasi tambahan seperti netlist dapat diperlukan untuk proses tertentu. ODB++ dapat menyimpan informasi net secara lebih terstruktur sebagai bagian dari database desain.
5. Proses Manufaktur
Gerber sangat umum digunakan untuk menghasilkan data yang dibutuhkan mesin fabrikasi PCB. Produsen dapat menggunakan file tersebut untuk membuat pola:
- Copper
- Solder mask
- Silkscreen
- Paste
- Outline
ODB++ menyediakan pendekatan yang lebih terintegrasi karena data desain dan manufaktur dapat disampaikan dalam struktur yang lebih lengkap.
Tabel Perbandingan Gerber dan ODB++
|
Parameter |
Gerber |
ODB++ |
|
Struktur data |
File grafis terpisah |
Struktur data terintegrasi |
|
Jumlah file |
Biasanya banyak |
Dapat dikemas sebagai satu struktur |
|
Informasi layer |
Ya |
Ya |
|
Copper |
Ya |
Ya |
|
Solder mask |
Ya |
Ya |
|
Silkscreen |
Ya |
Ya |
|
Drill |
Biasanya file terpisah |
Dapat menjadi bagian dari struktur |
|
Net information |
Tidak menjadi informasi utama Gerber |
Dapat disimpan secara terstruktur |
|
Komponen |
Terbatas pada representasi grafis |
Informasi komponen dapat disimpan |
|
Penggunaan |
Sangat umum dalam fabrikasi PCB |
|
Kelebihan Format Gerber
Format Gerber memiliki beberapa kelebihan yang membuatnya tetap banyak digunakan dalam industri PCB.
1. Sangat Umum Digunakan
Gerber telah menjadi format pertukaran data yang sangat dikenal dalam industri PCB. Banyak software desain PCB dan produsen PCB mendukung Gerber file.
2. Mudah Diekspor dari Software PCB
Sebagian besar software desain PCB menyediakan fitur untuk menghasilkan file Gerber melalui menu Generate Gerber, Plot, atau fitur sejenis.
3. Cocok untuk Data Fabrikasi
Gerber dapat menyimpan pola grafis yang diperlukan untuk berbagai proses fabrikasi PCB.
4. Mudah Divisualisasikan
File Gerber dapat dibuka menggunakan berbagai Gerber Viewer sehingga desainer dapat memeriksa hasil desain sebelum dikirim ke pabrik. Contohnya, desainer dapat memeriksa apakah:
- Jalur PCB sudah benar
- Pad berada pada posisi yang sesuai
- Solder mask tidak bermasalah
- Silkscreen tidak keluar dari board
- Board outline sudah sesuai
Kekurangan Format Gerber
1. Menghasilkan Banyak File
Satu desain PCB dapat menghasilkan banyak file. Jika salah satu file tidak disertakan, data manufaktur dapat menjadi tidak lengkap.
2. Informasi Tidak Sepenuhnya Terintegrasi
Data Gerber lebih berfokus pada informasi grafis. Informasi tambahan seperti:
- BOM
- Pick and Place
- Netlist
- Drawing
- Informasi material
dapat membutuhkan file atau dokumen tambahan.
3. Risiko Kesalahan Penamaan File
Karena jumlah file cukup banyak, pengelolaan file perlu dilakukan dengan hati-hati. Misalnya:
- Board.GTL
- Board.GBL
- Board.GTS
- Board.GBS
- Board.GTO
- Board.GBO
Jika salah satu file tertukar atau tidak dikirim, hasil produksi dapat berbeda dari desain yang diharapkan.
Kelebihan Format ODB++
ODB++ memiliki pendekatan yang berbeda karena dirancang sebagai format data manufaktur PCB yang terintegrasi.
1. Data Lebih Terstruktur
ODB++ dapat menyimpan berbagai informasi desain dalam struktur data yang lebih terorganisasi.
2. Informasi Lebih Lengkap
Selain informasi grafis, ODB++ dapat membawa informasi seperti:
- Layer
- Net
- Component
- Pad
- Via
- Drill
- Board outline
- Manufacturing information
3. Mengurangi Ketergantungan pada Banyak File Terpisah
Karena informasi dapat dikemas dalam satu struktur data, workflow pengiriman data dapat menjadi lebih terintegrasi.
4. Cocok untuk Workflow Manufaktur Kompleks
Untuk desain PCB dengan banyak layer dan komponen, format data yang terstruktur dapat membantu proses pertukaran informasi antara desain PCB dan manufaktur.
Kekurangan Format ODB++
1. Tidak Semua Workflow Menggunakannya
Dukungan terhadap ODB++ bergantung pada software desain PCB, CAM system, dan fasilitas manufaktur yang digunakan.
2. Workflow Lebih Bergantung pada Dukungan Software
Produsen PCB perlu memiliki sistem yang dapat membaca dan memproses data ODB++ dengan benar.
3. Tidak Selalu Diperlukan untuk PCB Sederhana
Untuk proyek PCB sederhana, menggunakan Gerber sering kali sudah cukup karena kebutuhan datanya tidak terlalu kompleks.
Kapan Menggunakan Gerber?
Gerber cocok digunakan ketika produsen PCB meminta file Gerber sebagai format data untuk proses produksi. Format ini juga sesuai untuk PCB dengan desain yang relatif sederhana dan ketika dibutuhkan format file yang umum serta mudah dipertukarkan antara software desain PCB dan manufacturer.
Gerber banyak digunakan pada workflow fabrikasi PCB berbasis Gerber karena setiap layer dapat dibuat menjadi file terpisah. Setelah file Gerber dan file drill dihasilkan, desainer dapat menggunakan Gerber Viewer untuk memeriksa setiap layer secara visual sebelum dikirim ke produsen PCB. Pemeriksaan ini membantu memastikan bahwa desain, posisi lubang, jalur, pad, dan bentuk board sudah sesuai dengan yang diharapkan.
Secara sederhana, alur penggunaan Gerber dapat dilakukan mulai dari membuat desain PCB, kemudian menghasilkan file Gerber dan file drill, lalu memeriksanya menggunakan Gerber Viewer. Setelah semua data dinyatakan sesuai, file tersebut dapat dikirim kepada manufacturer PCB untuk diproses menjadi board fisik.
Kapan Menggunakan ODB++?
ODB++ dapat dipertimbangkan ketika produsen PCB atau fasilitas manufaktur yang digunakan sudah mendukung format tersebut. Format ini juga dapat menjadi pilihan pada desain PCB yang cukup kompleks dan membutuhkan data manufaktur yang lebih terstruktur dalam satu paket.
Berbeda dengan Gerber yang umumnya memisahkan data berdasarkan layer dan jenis informasi, ODB++ dirancang untuk membawa berbagai informasi desain dan manufaktur dalam struktur data yang lebih terintegrasi. Hal ini dapat membantu ketika workflow produksi membutuhkan informasi seperti layer PCB, komponen, net, pad, drill, dan data manufaktur lainnya dalam satu paket data.
Penggunaan ODB++ juga bergantung pada sistem CAM atau sistem manufaktur yang digunakan oleh produsen. Jika sistem tersebut mendukung ODB++, desainer dapat mengekspor desain PCB ke dalam format ODB++ dan kemudian mengirimkannya untuk diproses pada tahap manufaktur.
Secara sederhana, alurnya dimulai dari desain PCB, kemudian desain diekspor menjadi file ODB++. Data tersebut selanjutnya digunakan sebagai manufacturing data dan diproses melalui CAM atau manufacturing system sebelum masuk ke tahap produksi PCB.
Apakah Gerber Akan Digantikan ODB++?
Tidak sesederhana itu. Gerber dan ODB++ memiliki peran yang berbeda dalam workflow produksi PCB. Gerber tetap banyak digunakan karena sederhana, matang, dan didukung oleh banyak software serta produsen PCB. Sedangkan ODB++ menawarkan pendekatan data yang lebih terintegrasi dan dapat membawa informasi manufaktur yang lebih lengkap. Oleh karena itu, pemilihan format biasanya bergantung pada kebutuhan proyek dan persyaratan dari PCB manufacturer.
Hal yang Perlu Dicek Sebelum Mengirim File PCB
Sebelum mengirim data produksi, jangan hanya memastikan file sudah berhasil diekspor. Data juga perlu diperiksa.
1. Periksa Layer PCB
Pastikan semua layer yang dibutuhkan sudah tersedia.
2. Periksa Board Outline
Pastikan bentuk dan ukuran PCB sudah benar.
3. Periksa Drill
Pastikan informasi drill hole sudah tersedia dan sesuai dengan desain.
4. Periksa Solder Mask
Periksa apakah area solder mask sudah sesuai dengan pad dan komponen.
5. Periksa Silkscreen
Pastikan teks dan simbol tidak berada pada area yang tidak diinginkan.
6. Periksa File Menggunakan Viewer
Untuk Gerber, gunakan Gerber Viewer untuk memeriksa setiap layer sebelum dikirim.
7. Ikuti Persyaratan Manufacturer
Setiap produsen PCB dapat memiliki persyaratan file yang berbeda. Karena itu, ikuti format dan aturan file yang diminta oleh manufacturer.
Gerber vs ODB++: Mana yang Harus Dipilih?
Tidak ada satu format yang selalu cocok untuk semua proyek. Jika manufacturer meminta Gerber, gunakan Gerber dan pastikan seluruh layer serta file pendukung yang diperlukan sudah lengkap. Jika manufacturer mendukung dan meminta ODB++, format tersebut dapat digunakan untuk membawa data manufaktur yang lebih terintegrasi. Hal yang paling penting bukan hanya memilih format file, tetapi memastikan data produksi PCB lengkap, benar, dan dapat diproses oleh manufacturer.
Baca juga: Trace PCB: Pengertian, Fungsi, Jenis dan Cara Menentukan Jalur Tembaga pada PCB
Siap Untuk Membuat Proyek Impianmu Menjadi Kenyataan?
Klik di sini untuk chat langsung via WhatsApp dan dapatkan dukungan langsung dari tim ahli kami!



No comments:
Post a Comment