Rangkaian Seri dan Paralel : Konsep Dasar dan Penerapan dalam Praktik - Edukasi Elektronika | Electronics Engineering Solution and Education

Monday 4 September 2023

Rangkaian Seri dan Paralel : Konsep Dasar dan Penerapan dalam Praktik

Pada dunia elektronika, terdapat dua konsep utama yang penting untuk dipahami yaitu rangkaian seri dan rangkaian paralel. Rangkaian seri merupakan suatu rangkaian yang komponen-komponennya disusun secara berderet dalam satu jalur. Arus listrik dalam rangkaian seri mengalir melalui setiap komponen secara berurutan. Berikut ini beberapa karakteristik rangkaian seri :

 

1. Arus listrik di seluruh rangkaian memiliki nilai yang sama. Hal ini berarti setiap komponen menerima arus yang sama.

 

2. Tegangan total yang diberikan ke rangkaian seri terbagi di antara komponen-komponen. Tegangan yang terdapat pada rangkaian seri sama dengan jumlah tegangan pada setiap komponen. 

 

3. Hambatan total dalam rangkaian seri merupakan jumlah dari hambatan individu pada setiap komponen. Hambatan total tersebut dapat dihitung dengan rumus sebagai berikut :

 

Rangkaian Seri

 

Rumus Rangkaian Seri

 

• Rtotal  = R1 + R2 + R3 + …….. + Rn

 

• Vsumber = V1 + V2 + V3 + …. + Vn

 

• ITotal  = I1 = I2 = I3 = …. = In

 

4. Jika ada salah satu komponen dalam rangkaian seri yang rusak, maka seluruh rangkaian akan terputus dan tidak akan berfungsi.

 

Penerapan dalam Praktik

 

1. Lampu-lampu di jalan yang terhubung dalam satu rangkaian adalah contoh rangkaian seri. Jika satu lampu mati, lampu-lampu lainnya masih menyala.

 

2. Dalam eksperimen elektronika atau aplikasi di mana hambatan total sangat penting, rangkaian seri digunakan untuk mengatur hambatan.

 

Rangkaian paralel merupakan suatu rangkaian yang komponennya terhubung secara paralel atau memiliki dua ujung yang terhubung ke titik yang sama. Tegangan yang terdapat pada seluruh rangkaian paralel adalah sama. Namun, arus terbagi di antara komponen-komponennya. Jika terdapat salah satu komponen yang rusak, maka komponen yang lain akan tetap berfungsi dan rangkaian tidak akan terputus. Berikut ini karakteristik dari rangkaian paralel :

 

1. Tegangan yang terdapat pada seluruh rangkaian paralel adalah sama.

 

2. Arus listrik terbagi di antara komponen-komponen paralel. Arus total adalah jumlah dari arus pada setiap komponen. 

 

3. Nilai hambatan total dalam rangkaian paralel lebih kompleks untuk dihitung daripada rangkaian seri. Adapun rumus untuk menghitung hambatan total adalah sebagai berikut :

 

Rangkaian Paralel

Rumus Rangkaian Paralel

 

• I/Rtotal = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3+…. + 1/Rn

 

• Vsumber = V1 = V2 = V3 = …. = Vn 

 

• ITotal  = I1 + I2 + I3 + …. + In

 

Penerapan dalam Praktik

 

1. Rumah-rumah modern menggunakan rangkaian paralel untuk menghubungkan semua peralatan listrik. Ini memungkinkan Anda untuk menyalakan atau mematikan peralatan secara independen tanpa memengaruhi yang lain.

 

2. Filter air paralel adalah contoh penerapan rangkaian paralel dalam sistem penyaringan air. Setiap filter bekerja secara independen untuk membersihkan air.

 

No comments:

Post a Comment